La Mikrotik Kumpulan Tutorial Mikrotik home ARTIKEL TUTORIAL MIKROTIK SETTING MIKROTIK ANOTHER BLOGS MENU BackUp Bandwidth Management Blokir Website Bonding Bridging Burst Cisco Cloud Hosted Router (CHR) CPU CRS Dasar Mikrotik DHCP DNS Download E-mail EBook Ethernet Failover Firewall Mikrotik GNS3 Hack Hotspot IDM Install Mikortik Internet Layer 7 Linux Load Balance Mikrotik Mikrotik Lanjut Mikrotik Outdoor Modem MTCNA MUM NAT Netcut Netwatch Password Port Forwarding Profiler Proxy RB751U-2HnD RB951Ui-2HnD Repeater Reset RouterBoard RouterOS Routing Scripting Security Setting Mikrotik Simulator SMS SNMP Switch Switching SXTG-2HND The Dude Tools Troubelshooting Tutorial Mikrotik Upgrade USB Modem User Manager Virtual VLAN Winbox Windows Wireless Mikrotik Wireless P2P Wireless Security Wireless Tools Home » Mikrotik » Mikrotik Lanjut » RB951Ui-2HnD » Scripting » Setting Mikrotik » Tutorial Mikrotik » Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox Ada kalanya disaat-saat tertentu kita ingin mematikan Mikrotik secara otomoatis tanpa perlu repot-repot mengakses Mikrotik nya dulu kemudian baru di shutdown. Hal tersebut dapat kita lakukan dengan memanfaatkan fitur script dan schedule pada Mikrotik untuk membuat metode Auto Shutdown Mikrotik. Dengan bantuan kedua fitur ini kita bisa mematikan Mikrotik pada jam dan waktu yang kita inginkan. Jadi Skenario nya seperti ini : Saya punya Mikrotik RB951U-2HnD untuk hotspot via modem smartfren di kos. Mikrotik ini cuma dipakai dari jam 6 sore (pulang kerja) hingga 6.40 pagi (berangkat kerja). Karena pas kerja, mikrotik saya bawa ke kantor buat hotspotan. Di kantor Mikrotik beroperasi dari jam 7.30 pagi hingga jam 5 sore. Jadi disini saya ingin membuat Mikrotik shutdown otomatis pada pukul 06.40 dan 17.00. Untuk tau lebih lanjut, silakan simak caranya. Caranya adalah sebagai berikut : 1. Login ke Mikrotik via Winbox 2. Buka menu System --> Scripts --> Tembahkan Script Baru > Beri nama Script nya, misal autoshutdown > Masukkan script berikut pada kolom Source: system shutdown 3. Untuk menjalankan Script Auto Shutdown secara otomatis tiap harinya, buka menu System --> Scheduler --> Tambahkan schdule baru > Beri nama schedule nya. > Start Date : isi tanggal kapan script ini akan mulai dieksekusi > Start Time : Jam berapa script akan dieksekusi > Interval : berapa selang waktu (interval) script ini akan dieksekusi lagi (1d = 1 hari = 24 jam) > On Event : nama script yang sudah dibuat dan akan di eksekusi 4. Script autoshutdown dapat dieksekusi lebih dari sekali. Caranya tinggal tambahkan lagi saja Schedule nya dengan seting waktu yang berbeda. Oke, silakan anda coba dan praktekkan Tutorial Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox ini. Semoga bermanfaat :) Terimakasih anda telah membaca artikel tentang Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox. Jika ingin menduplikasi artikel ini diharapkan anda untuk mencantumkan link http://lamikrotik.blogspot.co.id/2016/03/cara-seting-auto-shutdown-mikrotik.html. Terimakasih atas perhatiannya. Regard Author Al Amin Sembiring Related Posts Cara Mengetahui Password Winbox MikrotikCara Mengetahui Password Winbox MikrotikLupa Username dan Password Mikrotik? Lu ... [Readmore] Lupa Username & Password Mikrotik? Ini SolusinyaLupa Username & Password Mikrotik? Ini SolusinyaSolusi Melihat Username dan ... [Readmore] Pilih Bridging atau Switching Master/Slave Port? Pilih Bridging atau Switching Master/Slave Port? Pilih Bridging atau Switc ... [Readmore] di 02:24:00 Label: Mikrotik, Mikrotik Lanjut, RB951Ui-2HnD, Scripting, Setting Mikrotik, Tutorial Mikrotik { 0 komentar... read them below or add one } Post a Comment Saya Hanya Menyediakan Kolom Komentar Bagi Pengguna Goolge+. Mohon Maklum dan Berkomentar Dengan Sopan Dan Diharapkan untuk Tidak Melakukan Spam :) Setiap Pertanyaan Akan Saya Jawab Paling Lama 1x24 Jam Author Al Amin Sembiring Newer Post Older Post Dapatkan Update Gratis Artikel LaMikrotik di Email Anda. Daftarkan Disini : Popular Posts Pilih Bridging atau Switching Master/Slave Port? Pilih Bridging atau Switching Master/Slave Port? Pilih Bridging atau Switching Master/Slave Port? Pilih Bridging atau Switching Master/Slave Port? Pertanyaan ini mungkin mu... Tutorial Membuat Koneksi WDS di Mikrotik Tutorial Membuat Koneksi WDS di Mikrotik La Mikrotik By Al Amin Sembiring - Teori Dasar Wireless Distribution System (WDS) WDS (Wireless Distribution System) adalah sistem... Penjelasan Parameter Kehandalan Wireless Mikrotik Penjelasan Parameter Kehandalan Wireless Mikrotik La Mikrotik By Al Amin Sembiring - Kehandalan (performance) WiFi dapat ditentukan oleh beberapa parameter, yaitu kuat sinyal (signal st... Routing Vs Bridging pada Wireless Point-to-Point Mikrotik Routing Vs Bridging pada Wireless Point-to-Point Mikrotik Routing Vs Bridging pada Wireless Point-to-Point Mikrotik Routing Vs Bridging pada Wireless Point-to-Point Mikrotik - Wireless ... Download eBook Tutorial Mikrotik Lengkap Download eBook Tutorial Mikrotik Lengkap La Mikrotik By Al Amin Sembiring - Download eBook Tutorial Mikrotik Lengkap - Bagi anda yang sedang belajar mikrotik dan butuh banya... Blog Archive ▼ 2016 (102) ► May (16) ▼ March (84) Cara Mengetahui Password Winbox Mikrotik Cara Mengetahui Mikrotik Default Password Belajar Mikrotik : Cara Akses Mikrotik Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Win... Membuat Proxy Eksternal Mikrotik Menggunakan Route... Mengganti Tampilan Halaman Error Webproxy Mikrotik... Menambah Cache Proxy Mikrotik Menggunakan USB Flas... Cara Setting & Kirim SMS di Mikrotik RB751U-2HnD Cara Memantau Koneksi Jaringan Mikrotik dengan Net... Cara Install Mikrotik CHR di VirtualBox GNS3 Simul... Cara Install Mikrotik CHR di Qemu GNS3 Simulator Mikrotik Simulator Gratis menggunakkan GNS3 dan Cl... Cara Install Mikrotik GNS3 Menggunakan Qemu Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard Menggunakan GNS... Cara Mengkoneksikan Mikrotik GNS3 VirtualBox ke Wi... Cara Install dan Setting Mikrotik di GNS3 mengguna... Cara Menjalankan Winbox Mikrotik di Linux Mint, Ub... Tutorial Cara Install Mikrotik dengan Netinstall Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak ... Penjelasan Parameter Kehandalan Wireless Mikrotik Cara Membuat Click Image untuk Login Hotspot Mikro... Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunaka... Download Winbox Mikrotik Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik Virtual Access Point Mikrotik Cara Install dan Seting User Manager Mikrotik Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik Download Halaman Login Hotspot Mikrotik Perbedaan Action=drop dan Action=reject Mikrotik Penjelasan Chain Mikrotik : Input, Forward, Prerou... Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik Load Balance / Load Balancing Mikrotik Belajar Mikrotik : Dasar Firewall Mikrotik Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP Tutorial Port Forwarding Mikrotik untuk Akses HTTP... Tutorial Cara Hack Admin Mikrotik Lupa Username & Password Mikrotik? Ini Solusinya Tutorial Cara Reset Mikrotik Cara Menghilangkan Log Mikrotik Cara Memproteksi Mikrotik dari Serangan Hacker den... Cara Memblokir/Membatasi Koneksi IDM di Mikrotik Cara Membatasi Internet Jam Kantor dengan Mikrotik... Memblokir Port Virus di Mikrotik Menggunakan Firew... Cara Memblokir Penggunaan Web Proxy External di Mi... Cara Mudah Memblokir Situs-situs Dewasa dengan DNS... Cara Membuat Transparent Proxy Mikrotik Cara Memblokir Situs Menggunakan Web Proxy MikroTi... Penjelasan Web Proxy Mikrotik Cara Mencegah Client Mengganti DNS secara Manual Cara Menangkal & Mengatasi Netcut dengan Mikrotik Tutorial Failover 2 Koneksi Internet di Mikrotik Cara Membuat Notifikasi Email The Dude (Aplikasi M... Cara Memantau dan Memonitor Jaringan Mikrotik Meng... Tutorial Mikrotik : Menggabungkan & Menambahkan Ko... Tutorial Shared Bandwidth Management Mikrotik Meng... Tutorial Simple Bandwidth Management Mikrotik Meng... Penjelasan Queue Tree & PCQ serta Penerapannya di ... Cara Membagi Bandwidth Sederhana di Mikrotik Cara Menghitung dan Menggunakan Burst pada Simple ... Cara Memblokir Website (Facebook) Menggunakan Laye... Tutorial Bandwidth Mikrotik : Limited Download, Un... Tenik Burst Bandwidth pada Mikrotik Cara Membatasi (Limit) Bandwidth Mikrotik dengan S... Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke Internet Tutorial Cara Menggunakan Modem USB Smartfren di M... Tutorial Share Koneksi Internet Modem USB dengan M... Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Ho... Cara Kirim Backup Mikrotik Otomatis via Email Cara Seting Email dan Kirim Email di Mikrotik Rout... Tutorial Cara Upgrade RouterOS ke Versi Terbaru Cara Export & Import Konfigurasi/Setingan Mikrotik... Auto Backup Konfigurasi Mikrotik dengan Script dan... Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard d... Belajar Mikrotik : Teori Dasar Mikrotik Tutorial Cara Setting Mikrotik RB750 via Winbox Belajar Mikrotik : Cara Akses Mikrotik Kumpulan Perintah-perintah Dasar Mikrotik RouterOS... Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik Penjelasan Setting Dasar Mode Wireless Mikrotik Penjelasan Penggunaan Wireless Tools Mikrotik CARA INSTALL MIKROTIK Dasar dan Pengenalan MikroTik ► January (2) Translate
About author: Unknown
Cress arugula peanut tigernut wattle seed kombu parsnip. Lotus root mung bean arugula tigernut horseradish endive yarrow gourd. Radicchio cress avocado garlic quandong collard greens.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: